• SMK AUTO MATSUDA
  • Nasionalis, Religius

Guru SMK Auto Matsuda Wakili Kab Kuningan Dalam Program Pelatihan Upskilling

Maleber  - Kementerian Pendidikan dan kebudayaan (Kemendikbud) tengah menyiapkan program kawin massal antara dunia industri dan pendidikan vokasi. Guna mendukung program tersebut, ribuan guru ditingkatkan dan diperbarui kecakapannya.(20/10/20)

Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbud Wikan Sakarinto mengungkapkan, perkembangan teknologi di industri sudah sangat cepat. Karenanya, SMK harus mampu beradaptasi dengan pembelajaran yang fleksibel dan kontekstual dengan industri. Salah satunya, dilakukan melalui skema pembelajaran project by learning atau bring industry to school.

Meski pembelajaran SMK tetap 60 persen mengedepankan praktik, tetapi seluruh mata pelajaran baik praktik maupun teori harus dikontekstualisasi dengan kondisi real di industri. Oleh sebab itu, up skilling dan re skilling guru menjadi sangat penting.

“Guru SMK tidak hanya mengajar, tetapi juga sebagai mentor, fasilitator, motivator, dan coach yang dapat mengubah nobody menjadi seorang superstar,” tuturnya pada Webinar Peluncuran Program Up-skilling dan Re-skilling Guru Kejuruan SMK dan Bantuan Pemerintah Bidang Kemitraan dan Penyelarasan dengan DUDI, Selasa (20/10).

Bukan hanya ketika masih belajar di sekolah, tp juga mampu membangkitkan anak menjadi kompeten setelah lulus SMK. Baik secara prestasi, leadership, ability, dan kemampuan komunikasi.

nantinya, program Up-skilling dan Re-skilling Guru Kejuruan SMK akan dilakukan secara online learning dan blended learning. Disesuaikan dengan kompetensi dan keterampilan kejuruan yang akan dicapai guru. Pelatihan dilaksanakan selama 15 hari Daring selama 1 minggu dan luring selama 8 hari bertempat di hotel Banana In Bandung  terbuka bagi guru SMK yang memiliki usia di bawah 50 tahun dan memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK). 

Untuk perwakilan kabupaten kuningan dari jurusan Multimedia diwakili oleh Bapak Muhammad Sirojudin, S.Kom dari SMK Auto Matsuda kuningan. dari jumlah peserta yang mengikuti dari berbagai sekolah hanya ada 25 peserta dari jurusan Multimedia.

 

“Setiap program bagi SMK dipastikan mindset SDM-nya sudah berubah menjadi terbuka, bukan lagi SMK yang kaku. Dengan begitu, pernikahan massal ini akan berlangsung dengan baik, begitu juga SMK yang sudah punya kemitraan dengan industri juga semakin kuat,” tandasnya.(Nars)

berikut adalah jadwal kegiatan :

 

 

 

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Ujian Sekolah (US) SMK Auto Matsuda Patuhi Prokes Kesehatan

Maleber - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengeluarkan surat edaran Nomor 1 Tahun 2021 tentang peniadaan ujian nasional dan ujian kesetaraan serta ujian sekolah

Dilihat :1kali 04/05/2021 08:32 - Oleh ICTcenter
[KULTUM RAMADHAN] PENGANTAR 10 HARI RAMADHAN

Maleber - Kultum Ramdahan bersama SMK Auto Matsuda bersama ust. Zaenal Mustofa, S.Pd.I

Dilihat :1kali 04/05/2021 07:29 - Oleh ICTcenter
WASPADA!! Penipuan Dana Covid Mengatasnamakan Sekolah

Maleber - SMK Auto Matsuda memberitahukan bahwa terjadi percobaan penipuan yang mengatasnamakan sekolah. Penipuan tersebut diduga dilakukan oleh oknum tertentu dengan modus dana bantuan

Dilihat :1kali 29/04/2021 10:20 - Oleh ICTcenter
[KULTUM RAMADHAN] KEUTAMAAN BULAN RAMADHAN.

Maleber - Kultum Ramdahan bersama SMK Auto Matsuda bersama ust. Rayana, S.Pd.I  

Dilihat :1kali 27/04/2021 07:32 - Oleh ICTcenter
WASPADA !! TAG Link Tak Senonoh Di Facebook.

Maleber - Akhir - akhir ini banyak  pengguna facebook yg di resahkan dengan  tag link porno oleh orang yg tidak dikenal ke situs pronografi melalui facebook, Yang sangat mempr

Dilihat :1kali 21/04/2021 04:39 - Oleh ICTcenter